Translate

Senin, 21 Juli 2014

10 Buronan Yg Paling Dicari Di Dunia

Forbes tak hanya merilis daftar orang terkaya di dunia. Majalah terkemuka tersebut juga punya daftar penjahat dunia yang paling dicari.

siapa sajakah mereka? Sebelumnya, Osama bin Laden menjadi pemuncak daftar orang yang paling dicari. Namun setelah pemimpin AL Qaeda tersebut tewas di tangan tentara Amerika Serikat, ada pergeseran di daftar tersebut.

Berikut daftar lengkapnya seperti yang dilansir Forbes:

  • Joaqun Guzmn alias El Chapo

Joaquìn Guzmàn masuk jadi orang yang paling dicari saat ini. Pria yang dijuluki El Chapo atau si Pendek itu 'menggeser' posisi Osama bin Laden, yang tewas di tangan tentara AS.


El Chapo adalah bos kartel narkoba, Sinaloa, yang terkenal paling sadis di Meksiko. Dia diduga menyelundupkan kokain dan ganja ke Amerika Serikat dan belahan negara lainnya. 


Sejumlah sumber meyakini, dia kini sembunyi di pegunungan sebelah barat laut Meksiko, di negara bagian Durango. Dia bisa lolos dari kejaran petugas karena memiliki kekuatan yang besar dan jaringan luas. 


  • Ayman al-Zawahiri

Setelah Osama bin Laden, Amerika Serikat kini memfokuskan diri untuk mengejar Ayman al-Zawahiri. Ayman memang sempat disebut-sebut sebagai calon pengganti Osama di Al Qaeda, namun belum jelas.


Ayman dituding oleh pemerintah AS bertanggung jawab dalam aksi pengeboman di kedutaan Amerika Serikat di Tanzania dan Kenya tahun 1998. Ratusan orang tewas dalam kejadian itu. Ayman juga pernah disebut sebagai tangan kanan Osama atau orang nomor dua di Al-Qaeda selama empat tahun.










  • Dawood Ibrahim
Dawood Ibrahim adalah orang yang paling dicari di India. Dia memiliki anggota geng sebanyak 5.000-an orang yang tergabung dalam sindikat D-Company. Aktivitas haram mereka tercatat mulai dari narkotika hingga jasa pembunuh bayaran yang beroperasi di Pakistan, India dan Uni Emirat Arab.


Ibrahim sempat berencana menggelar upacara pernikahan anaknya beberapa waktu lalu, namun ditunda karena ada insiden penembakan di luar rumah saudara laki-lakinya. Satu orang pengawal dilaporkan tewas saat itu.


Berdasarkan laporan pemerintah AS, Ibrahim berbagi rute penyelundupan bersama Al Qaeda. Mereka juga disebut-sebut berafiliasi dengan Lashkar-e-Taiba, kelompok teroris yang menyerang Mumbai pada 2008 lalu.


Mafia asal Rusia ini dikenal licin. Pada tahun 2008, dia sempat ditangkap di Rusia atas dugaan manipulasi pajak, namun bisa lolos dan dilepaskan pada tahun 2009.


Pemerintah AS sudah meminta agar dia diekstradisi ke negeri Paman Sam atas dugaan penyuapan senilai US$ 150 juta, namun karena tak ada perjanjian ekstradisi antara kedua negara, hal itu tak pernah terealisasi.


Pihak FBI menilai Mogilevich tak hanya sebagai pengemplang pajak atau penyuap, namun dia juga diduga berkaitan dengan pembunuhan, penjualan senjata dan nuklir. Mogilevich sudah membantah semua tudingan tersebut.


  • Nasir al-Wuhayshi

Nasir al-Wuhayshi adalah mantan sekretaris pemimpin Al Qaeda, Osama bin Laden. Dia dikenal sangat berpengaruh di Yaman dan dikenal sebagai anggota Al Qaeda di Arab Peninsula. 


Pada tahun 2006, dia pernah kabur dari penjara berkeamanan maksimal di kawasan Yaman. Setelah itu, dia merekrut orang-orang baru dan memperkuat organisasinya lewat dukungan finansial yang tak terbatas.


Sejumlah aparat keamanan menduga, Nasir bertanggung jawab atas beberapa aksi bom bunuh diri dan teror.


  • Matteo Messina Denaro

Bos mafia Italia ini dikenal dengan nama Matteo Messina Denaro. Dia dikenal kerap menyerang polisi dan tergabung dalam kelompok mafia yang sadis.


Dalam beberapa bulan terakhir, Denaro menjadi orang yang paling dicari karena pentolan mafia lainnya Giorgio De Masi, berhasil ditangkap polisi.


Pria yang dijuluki 'Diabolic' ini juga dikenal sebagai playboy karena kerap berganti pasangan. Gaya hidupnya juga mewah dengan jam Rolex dan mengendarai Porsche.




  • Alimzhan Tokhtakhounov

Alimzhan Tokhtakhounov berasal dari Uzbekistan. Namun dia lebih dikenal sebagai mafia dari Rusia yang dijuluki 'Taiwanchik' karena wajahnya yang mirip dengan pria asal Asia.


Pemerintah Amerika Serikat menyebut Tokhtakhounov sebagai tokoh utama dalam organisasi kejahatan yang terlibat dalam peredaran obat-obat terlarang, senjata dan perdagangan manusia. Bahkan, dia juga tercatat mengorganisir bisnis jual beli mobil curian.


Tak hanya itu, Tokhtakhounov juga diduga terlibat dalam urusan suap kontes kecantikan hingga Olimpiade untuk memenangkan pihak tertentu.


Amerika Serikat sudah berusaha mengejar dia hingga ke Italia, namun tak berhasil.


  • Felicien Kabuga

Kabuga adalah orang yang paling dicari di benua Afrika. Dia diduga sebagai penyandang dana di balik peristiwa pembantaian manusia di Rwanda.


Lembaga internasional untuk kejahatan Rwanda menilai Kabuga telah melakukan kejahatan kemanusiaan. Sekitar 800 ribu warga Rwanda tewas karena ulah Kabuga di tahun 1994. 


Meski tak langsung ikut membunuh, Kabuga diduga sebagai penyedia transportasi dan sejumlah peralatan untuk membantai warga.








  • Joseph Kony

Joseph Kony adalah pimpinan pasukan gerilya LRA yang membunuh penduduk sipil di Uganda. Tak hanya itu, dia juga ikut bertanggung jawab atas aksi pembantaian warga di Republik Kongo, Afrika Tengah dan Sudan.


Akibat ulah Kony, sekitar 2 juta penduduk terpaksa mengungsi. Kony juga dilaporkan sudah menculik sekitar 60 ribu warga, 30 ribu diantaranya adalah anak-anak dan memaksa mereka untuk menjadi tentara. 


Para tentara muda itu kemudian dijadikan alat untuk menjalankan kejahatan pembunuhan, pemerkosaan, mutilasi dan penyiksaan seksual. 


Pengadilan kriminal internasional sudah mengirimkan surat penangkapannya dengan 33 dakwaan kejahatan, termasuk kejahatan perang dan kemanusiaan.

    • Doku Umarov
    Doku Umarov dijuluki sebagai Osama bin Laden dari Rusia. Awalnya, dia adalah seorang separatis dari Cechhnya. Namun kini dia disebut-sebut sebagai teroris di Moskow.


    Umarov diduga terlibat dalam aksi teror di Moskow, seperti bom bunuh diri di stasiun subway yang membunuh 40 orang.


    Pemerintah Rusia juga mendakwanya dengan dugaan aksi pengeboman di bandara Domodedovo yang membunuh 36 orang. Pemerintah Amerika Serikat menawarkan uang sebesar US$ 5 juta bagi yang berhasil menangkapnya. 

    Semoga Bermanfaat :)


    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar